Setelah Menikmati

Membaca Tiga Tipe Manusia Afrizal Malna

Membaca Tiga Tipe Manusia Afrizal Malna

Afrizal Malna barangkali lebih produktif menulis puisi. Namun, ketika novelnya muncul, tak pelak kita harus melihatnya dengan saksama. Setelah meluncurkan Lubang dari Separuh Langit (2005), tahun ini Aftizal menghadirkan novel kedua dengan judul yang mengernyitkan dahi; Kepada Apakah. Menghadapi judul novel ini, saya seolah-olah ‘diminta’ untuk mencari tahu apakah apa…

Read More
Catatan Ringan

Kesetaraan Radikal: Tawaran Laku Demokrasi Baru

Kesetaraan Radikal: Tawaran Laku Demokrasi Baru

Tentang Pemilu Legislatif yang baru saja lewat sebagai sebuah pemilu yang meninggalkan banyak noda hitam tentu kita semua telah mengamininya. Bahkan, Kompas, salah satu harian terbesar di negeri ini pun menurunkan sebuah judul tulisannya dengan sangat provokatif demikian, “Pemilu yang Paling Amburadul” (Kompas, 17/4/2009). Bukan sebuah kesalahan bila kita menilai…

Read More
Catatan Ringan

Serpihan-serpihan tentang Tuhan di Macondo

Serpihan-serpihan tentang Tuhan di Macondo

Saya pertama kali mengenal Gabriel Garcia Marquez dari Seratus Tahun Kesunyian. Novel ini memang dianggap sebagai salah satu karya terbaik Gabo, demikian ia biasa disapa. Selain sebagai seorang sastrawan kelas atas, Gabo dikenal pula dekat dengan aktivitas-aktivitas perlawanan. Namun, pada kesempatan ini, saya hanya akan sedikit berbagi pengalaman membaca karya sastranya, sejauh…

Read More
RSS
Instagram