Pada 2009 yang lalu alias 10 tahun yang lalu, Agenda 18 (sebuah komunitas anak muda yang gemar menulis dan membaca) sedang aktif-aktifnya. Saya termasuk angkatan pertama sebuah pelatihan penulisan yang menjadi cikal bakal komunitas tersebut.

Sumber Gambar: bukalapak.com

Dalam panas-panasnya semangat ngobrol-ngobrol perihal bacaan dan perihal tulisan bersama kawan-kawan yang lain kala itu, Ignatius Haryanto dan Her Suharyanto beserta para mentor yang lainnya memprovokasi untuk menerbitkan semacam buku kumpulan esai. Buku itu dimaksudkan sebagai semacam tanggapan anak muda atas persoalan politik wabil khusus pemilu kala itu.

Sumber Gambar: bukalapak.com

Bekerja sana sini bersama-sama dan menulis pada masing-masingnya dan lantas digodok bersama-sama; dikritik, diedit, diubah sana sini, maka jadilah dua esai saya yang ikut disertakan di dalam buku ini bersama esai kawan-kawan lainnya yang tak kalah ciamik yang siap untuk dibukukan. Esai pertama saya bertajuk, “Andai Presiden Kita Sehebat Harry Potter” yang lantas didapuk sebagai judul buku kumpulan tulisan ini. Esai kedua bertajuk, “Ketika Presiden Mendatangi Lapangan Hijau”. Kini, saya sudah lupa isi secara mendetil kedua esai tersebut.

Sumber: agenda18.web.id/

Judul: Andai Presiden Kita Sehebat Harry Potter (Kumpulan Esai)
Penulis: Agenda 18
Penerbit: Penerbit Kanisius
Tahun Terbit: 2009
Tebal: 183 hlm.

Buku ini sebenarnya bisa ditengok sikit-sikit di sini🙂

Please follow and like us:

Post Comment

RSS
Instagram